Makassar — Sebanyak 35 mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar mengikuti prosesi Janji Sarjana Kedokteran pada Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Mayoritas lulusan merupakan mahasiswa angkatan 2022 yang telah menyelesaikan seluruh tahapan akademik dengan baik.
Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, disaksikan oleh para orang tua mahasiswa serta sivitas akademika FKIK. Kehadiran keluarga menjadi simbol dukungan moral atas capaian akademik para lulusan dalam menempuh pendidikan sarjana kedokteran. Wakil Dekan I FKIK UIN Alauddin Makassar Dr. Isriany Ismail, S.Si., Apt. merasa bangga pada pencapaian akademik yang mengucap janji.
Di antara para wisudawan, terdapat dua mahasiswa yang dikenal aktif dalam kepemimpinan organisasi kemahasiswaan dan lulus dengan predikat cum laude. Mereka adalah Agung Eka Febriansyah, Ketua Dewan Mahasiswa FKIK periode 2024–2025, serta Muhammad Anhar Rasyid, Ketua HMJ Kedokteran periode 2024–2025. Prestasi akademik yang diraih keduanya menjadi bukti bahwa kepemimpinan dan keunggulan akademik dapat berjalan beriringan.
Dalam arahannya, Dekan FKIK, dr. Dewi Setiawati, Sp.OG, menyampaikan pesan mendalam kepada para lulusan agar senantiasa menjaga akhlakul karimah sepanjang hayat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari karakter dan integritas pribadi.
“Produk terakhir dari sebuah pendidikan yang berhasil adalah akhlak yang mulia,” tegasnya dalam sambutan.
Acara Janji Sarjana Kedokteran juga melibatkan partisipasi mahasiswa angkatan muda yang bertugas sebagai MC, pembaca doa, serta panitia pelaksana. Keterlibatan mereka mencerminkan semangat regenerasi dan kebersamaan dalam lingkungan akademik FKIK.
Turut hadir di antara jajaran orang tua mahasiswa yang menyaksikan prosesi tersebut antara lain dr. Hendy Yudi, Sp.An, dr. Mudassir, Sp.THT; Dr. Rahmawati Haruna, S.S., M.Si, dan dr. Waode Ridhayani, Sp.M.
Prosesi Janji Sarjana Kedokteran ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki tahapan pendidikan profesi dokter, sekaligus meneguhkan komitmen moral dan profesional dalam mengemban amanah sebagai calon dokter yang berilmu dan berakhlak mulia***.