Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan Wawancara Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun Akademik 2026/2027 pada Jumat pagi, 19 Juni 2026, bertempat di Aula PSPD UIN Alauddin Makassar.
Kegiatan ini diikuti oleh 35 mahasiswa baru jalur SNBT bersama orang tua atau wali masing-masing. Selain sebagai bagian dari proses verifikasi dan penentuan kategori UKT, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) PSPD UIN Alauddin Makassar, sehingga orang tua dan mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah pengembangan program studi dan budaya akademik yang akan dijalani selama masa pendidikan.
Wawancara UKT dilaksanakan oleh tim pewawancara yang terdiri atas pimpinan program studi serta para ketua program studi pada periode sebelumnya, yaitu dr. Nurhira Abdul Kadir, MPH., Ph.D., dr. Abdul Rahman, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), dr. Rini Fitriani, M.Kes., dan Dr. dr. Rosdianah, M.Kes.
Keterlibatan para pimpinan lintas periode tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga transparansi dan objektivitas proses penentuan UKT.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Sekitar tiga puluh orang tua/wali hadir secara langsung di Aula PSPD, sementara beberapa peserta lainnya mengikuti proses wawancara secara daring karena berdomisili di luar wilayah Sulawesi dan tidak memungkinkan untuk hadir secara langsung.
Sebelum pelaksanaan wawancara, para orang tua dan mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai sejarah berdirinya PSPD UIN Alauddin Makassar, perkembangan program studi, serta visi dan misi yang menjadi landasan penyelenggaraan pendidikan dokter. Pada kesempatan tersebut, juga disampaikan penjelasan mengenai sistem dan kategori UKT yang berlaku di lingkungan UIN Alauddin Makassar, sehingga orang tua dapat memahami mekanisme penetapan UKT secara lebih baik.
Setelah sesi sosialisasi, peserta mengikuti wawancara secara bergiliran bersama tim pewawancara. Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif dengan tetap memperhatikan aspek keadilan, kemampuan ekonomi keluarga, serta ketentuan yang berlaku dalam penetapan UKT.
Sebagai bagian dari pembinaan karakter mahasiswa, orang tua/wali juga diminta menandatangani surat pernyataan yang berisi komitmen untuk mendukung proses pendidikan putra-putri mereka selama menempuh studi di PSPD UIN Alauddin Makassar. Komitmen tersebut mencakup kesediaan untuk memastikan mahasiswa menyelesaikan hafalan Juz Amma sesuai ketentuan program studi serta mendampingi dan mengingatkan putra-putri mereka agar senantiasa menjaga akhlakul karimah sebagai mahasiswa UIN Alauddin Makassar.
Melalui kegiatan ini, PSPD UIN Alauddin Makassar tidak hanya berupaya mewujudkan proses penetapan UKT yang transparan dan akuntabel, tetapi juga memperkuat sinergi antara program studi, mahasiswa, dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan dokter yang unggul, berintegritas, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Diharapkan, mahasiswa baru jalur SNBT Tahun Akademik 2026/2027 dapat memulai perjalanan akademiknya dengan pemahaman yang baik mengenai budaya akademik, visi pengembangan program studi, serta tanggung jawab moral yang melekat sebagai calon dokter dan mahasiswa UIN Alauddin Makassar***.