Makassar – Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar bersama Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kedokteran menyelenggarakan kuliah umum yang dirangkaikan dengan zikir, doa, dan ifthar bersama di Masjid Kampus 1 UIN Alauddin Makassar, pada Jumat, 12 Maret.
Kuliah umum menghadirkan Dr. dr. M. Harun Iskandar, SpPD., Sp.P (K) sebagai narasumber dengan tema “Menjadi Dokter Muslim di Era AI: Menguasai Teknologi, Menapaki Jalan Menuju Surga.” Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kesiapan tenaga kesehatan dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), yang semakin berperan dalam dunia kesehatan.
Menurutnya, seorang dokter muslim tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga harus tetap berpegang pada nilai-nilai keimanan dan etika dalam menjalankan profesinya.
Kuliah umum tersebut dipandu oleh Dr. dr. Najamuddin, M.Kes sebagai moderator. Para peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa tampak antusias mengikuti sesi pemaparan materi serta diskusi yang membahas keterkaitan antara perkembangan teknologi, profesi kedokteran, dan nilai spiritual.
Setelah sesi kuliah umum, kegiatan dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Khairudin, M.Hum, sebelum seluruh peserta mengikuti ifthar atau buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan di bulan Ramadan.
Ketua PIKIS HMJ Kedokteran, A. Rifat Rezha M, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi ruang yang penting untuk memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam perjalanan pendidikan kedokteran.
“Kami bersyukur kegiatan kuliah umum yang dirangkaikan dengan zikir dan ifthar bersama ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ilmu sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam profesi kedokteran,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara HMJ Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Dokter dalam menghadirkan ruang diskusi ilmiah yang terintegrasi dengan penguatan spiritual bagi mahasiswa kedokteran***.