Makassar – Himpunan Mahasiswa Jurusan Kedokteran (HMJK) Fakultas Kedokteran
dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan kegiatan Basic
Islamic Leadership (BIL) 1 Tahun 2026 sebagai langkah awal dalam proses pembinaan dan
pengkaderan mahasiswa baru. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline dan online pada Sabtu, 7
Maret 2026.
Basic Islamic Leadership merupakan program yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai
dasar keislaman sekaligus membangun karakter kepemimpinan Islami pada mahasiswa sejak
dini. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya berkembang secara intelektual,
tetapi juga memiliki akhlak, integritas, serta jiwa kepemimpinan yang kuat sebagai bagian dari
proses pembentukan karakter mahasiswa kedokteran.
Mahasiswa sebagai generasi penerus di lingkungan akademik dan organisasi dituntut untuk
mampu menghadapi berbagai tantangan di era yang semakin dinamis. Oleh karena itu,
pembinaan yang terarah menjadi penting agar mahasiswa tetap mampu menjaga nilai moral dan
spiritual dalam setiap aspek kehidupannya. Kegiatan Basic Islamic Leadership hadir sebagai
sarana pembelajaran dan penguatan karakter agar mahasiswa mampu menjadi pribadi yang
beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kesadaran akan peran dan tanggung jawabnya sebagai
mahasiswa muslim.
Selain sebagai sarana pembinaan individu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat
ukhuwah Islamiyah, membangun rasa kebersamaan, serta meningkatkan solidaritas antar
mahasiswa. Melalui berbagai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, diharapkan tercipta
lingkungan yang mendukung proses pengembangan diri mahasiswa baik dari aspek spiritual,
sosial, maupun kepemimpinan.
Acara pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu
Kesehatan UIN Alauddin Makassar, Dr. dr. Dewi Setiawati, Sp.OG., M.Kes, Ketua
Program Studi Pendidikan Dokter UIN Alauddin Makassar, dr. Nurhira Abdul Kadir,
MPH., Ph.D., serta Penanggung Jawab Kegiatan, Dr. dr. Darmawansyih, M.Kes.
Dalam sambutannya, dr. Nurhira Abdul Kadir, MPH., Ph.D. menyampaikan pesan penting
mengenai makna kepemimpinan dalam kehidupan seorang mahasiswa. Beliau menekankan
bahwa setiap manusia adalah pemimpin, sebagaimana yang diajarkan dalam nilai-nilai Islam.
Kepemimpinan tidak selalu dimaknai sebagai memimpin sebuah organisasi besar, tetapi dimulai
dari kemampuan seseorang dalam memimpin dirinya sendiri, mengelola waktu dengan baik,
menjaga akhlak, serta memberikan manfaat bagi orang lain.
Beliau juga menegaskan bahwa sebagai mahasiswa, khususnya mahasiswa kedokteran, tanggung
jawab tersebut menjadi semakin besar karena di masa depan mereka akan berperan dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu
menanamkan nilai integritas, disiplin, empati, serta tanggung jawab sejak dini.
Pada kesempatan yang sama, Dekan FKIK UIN Alauddin Makassar, Dr. dr. Dewi Setiawati,
Sp.OG., M.Kes, secara resmi membuka kegiatan Basic Islamic Leadership (BIL) 1. Dalam
sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada panitia serta seluruh pihak yang telah
berupaya menyukseskan kegiatan ini sebagai bagian dari proses pembinaan mahasiswa.
Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta dan panitia agar tetap semangat dalam mengikuti
rangkaian kegiatan, terlebih kegiatan ini dilaksanakan pada bulan suci Ramadan yang merupakan
bulan penuh keberkahan. Menurut beliau, kegiatan yang dilaksanakan di bulan Ramadan tidak
hanya menjadi sarana pengembangan diri secara intelektual dan kepemimpinan, tetapi juga
menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas spiritual, keimanan, serta ketakwaan kepada
Allah SWT.
Turut hadir pula Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) Muh. Afdal, Ketua Dewan Mahasiswa
(DEMA) Musfida, serta Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Kedokteran Ara Azzahra Ramadhani, yang
memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari proses
pembinaan dan pengembangan mahasiswa.
Melalui kegiatan Basic Islamic Leadership 1 Tahun 2026, diharapkan mahasiswa baru mampu
mengembangkan potensi diri tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang
kuat, akhlak yang baik, serta jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Kegiatan
ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi mahasiswa yang siap
memberikan kontribusi positif bagi kampus, masyarakat, dan bangsa.
(Dilaporkan oleh Kinanti Rohma Aulia, Divisi Publikasi dan Dokumentasi BIL 2026)