Rapat PSPD UIN Alauddin: Efisiensi, Pelatihan, dan Program Ramadhan Jadi Sorotan

  • 13 Maret 2025
  • 11:17 WITA
  • Administrator
  • Berita

Tema efisiensi mengemuka dalam pembicaraan rapat bulanan Program Studi Pendikan Dokter (PSPD) UIN Alauddin Makassar yang digelar Rabu, 12 Maret 2025. 

Rapat yang berlangsung hybrid diadakan di Ruang Rapat PSPD UIN Alauddin Makassar dihadiri oleh hamper semua dosen PSPD, 10 di antaranya menyempatkan hadir dalam ruang rapat sederhana yang terletak di dalam gedung yang dulunya adalah Rektorat IAIN Alauddin pada masanya. 

Terlihat juga setidaknya dua tenaga kependidikan menghadiri rapat bulanan tersebut: Hardiyanti Asyik dan Dini Hardianti Adhar. Hardiyanti secara khusus diamanahkan menjadi notulis rapat.

PSPD memiliki belasan tenaga kependidikan, tetapi tak dapat hadir, sebab para staf lainnya tengah menghadiri rapat yang waktunya bersamaan, di Rektorat kampus baru di Samata, Gowa.

Dalam paparannya, Ketua Program Studi Pendidikan Dokter UIN Alauddin Makassar, Nurhira Abdul Kadir, menyampaikan sejumlah update terkait prodi dan program yang perlu dilaksanakan segera sebulan ke depan. 

Pelatihan Mendeley dan SPSS, adalah salah satu yang paling urgen dilakukan dalam bulan Maret 2025. Ini untuk menunjang mata kuliah Metodologi Penelitian, yang mana sangat memerlukan kemampuan referencing dan analisa statistik dari peserta mata kuliah.  

Menariknya, kegiatan ini perlu dimodifikasi sedemikian rupa mengikuti ketentuan kebijakan efisiensi yang tengah digalakkan pemerintah. 

Jika misalnya, pada tahun sebelumnya, peserta boleh mendapatkan materi dari pakar yang didatangkan dari luar universitas, saat ini, harus menggunakan sumber daya yang ada. Pemateri dari luar universitas biasanya dipilih karena selain ilmunya, dipilih yang kemampuan komunikasi efektifnya sudah terkenal dalam mengajarkan materi. 

Mengikut ketentuan efisiensi, tentunya kebiasaan ini perlu ditelusuri lagi. Pemateri harus dari SDM kampus yang tersedia, tentunya masih perlu menentukan siapa yang dapat diminta mengajarkan materi yang dimaksud. 

Para peserta juga nantinya akan diminta menyiapkan refreshment masing-masing. Yang dahulunya, biasa disiapkan panitia pelatihan untuk menjadi penyemangat dan selingan dalam menerima materi pelatihan, kali ini perlu diadakan swadaya oleh peserta pelatihan. 

Dalam pengalaman yang lalu, pelatihan SPSS dan Mendeley tak efektif jika dilaksanakan online karena mahasiswa lebih mudah memahami, jika didampingi saat melakukan aktifitas praktek secara langsung. 

Karena alasan ini, anjuran untuk memaksimalkan kegiatan secara online tidak praktis untuk dilaksanakan. Kegiatan diputuskan akan berlangsung offline.

Rapat Prodi juga membahas hal lain diantarany distribusi dosen dalam Unit Pelaksana Teknis dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan selama Ramadhan 1446H.

Terkait kegiatan Ramadhan, Dr. dr. Rosdianah Rahim, M.Kes selaku dosen pendamping yang diamanahkan mengawal kegiatan mahasiswa bertajuk RAMADHAN BERKAH X G- INPUT melaporkan dalam rapat bahwa mahasiswa telah menggalang dana secara mandiri dan meyakinkan bahwa kegiatan dapat berjalan sesuai harapan***.